Bagaimana MBTI bisa bermanfaat dalam Lingkungan Kerja?
Myers-Briggs Type Indicator atau yang lebih dikenal dengan MBTI, adalah metode untuk mengidentifikasi preferensi kepribadian seseorang. Saat ini penggunaan MBTI telah meluas dan digunakan di berbagai belahan dunia dalam berbagai bidang seperti: pekerjaan, pendidikan, membangun hubungan, dan lain-lain. Di sinilah kita akan memahami bahwa banyak manfaat MBTI jika mempelajarinya.
Dalam MBTI, pertama-tama kita akan mengerjakan sebuah tes kuisioner, yang berisi serangkaian pertanyaan tentang apa yang biasa kita lakukan dan cara kita berpikir dalam memandang suatu masalah. Hasil dari tes tersebut, diperoleh empat rangkaian huruf yang merepresentasikan kepribadian kita.
Empat huruf inilah yang merupakan inti/esensi dari siapakah diri kita sebenarnya. Misalnya, apakah kamu seseorang yang terorganisir atau fleksibel? Apakah kamu membuat keputusan berdasarkan logika atau perasaan? Apakah kamu lebih suka mencoba ide-ide baru atau menggunakan cara-cara yang sudah teruji dalam bekerja?
5 Manfaat MBTI dalam Lingkungan Kerja

Dari penjelasan di atas kita sudah sedikit memahami manfaat MBTI. Jika ingin mengetahui lebih lanjut tentang MBTI itu sendiri, kamu bisa membacanya di halaman lain di blog ini. Berikut ini adalah manfaat yang dapat kita peroleh dari mempelajari MBTI ketika kita sudah berada di lingkungan kerja:
1. Mengapresiasi Perbedaan Rekan Kerja
Dalam lingkungan kerja, kita akan berhadapan dengan berbagai tipe kepribadian. Dengan MBTI kita tidak hanya mampu mengenali diri sendiri tapi juga mampu mengenali kepribadian orang lain. Semakin kita mengenal orang lain, semakin kita tahu bahwa semua kepribadian adalah unik dan tidak ada kepribadian yang lebih unggul dari kepribadian lainnya. Semua tipe kepribadian adalah setara sehingga kita bisa melihat realita dari sudut pandang orang lain.
2. Meningkatkan Kerjasama Tim
Memahami karakter kepribadian rekan kerja adalah sangat penting untuk membangun performa tim yang maksimal. Contohnya, jika salah satu dari tim kita memiliki atribut kepribadian ‘Perceiving’ (P) dan anggota tim yang lain adalah ‘Judging’, hal ini bisa memicu banyak pertentangan dan konflik dalam pekerjaan.
Pada akhirnya akan timbul rasa frustasi pada satu orang ini (anggota tim yang memiliki sifat perceiving) ketika anggota tim yang lain menuntutnya untuk bekerja dengan standar mereka. Hal tersebut merupakan salah satu contoh bahwa mengetahui karakter dan kepribadian rekan kerja sangatlah penting.
3. Meningkatkan Kualitas Hubungan dengan Atasan/Bos
Bayangkan jika kamu mengetahui tipe karakter dan kepribadian bosmu. Kamu akan tahu bagaimana cara dia mengambil keputusan; apakah dia membutuhkan banyak data dan informasi sebelum bertindak; atau lebih suka untuk mencoba ide-ide baru yang belum pernah dilakukan sebelumnya. Kamu juga bisa mengetahui apakah dia lebih fokus pada tugas-tugas, atau lebih fokus pada orang-orang yang bekerja di sekitarnya.
Bayangkan jika kamu memiliki wawasan dan pengetahuan tentang bos dengan karakteristik di atas, kamu akan memiliki banyak strategi dan kemungkinan baru dalam membina hubungan dengan bos.
4. Memiliki Wawasan yang Kuat tentang Pelanggan dan Klien
Dengan mengetahui 16 tipe kepribadian, kamu akan memiliki ketajaman pengamatan dalam memahami pelanggan/customer dan orang-orang yang kamu layani. Seringkali ketika berhadapan dengan pelanggan kita menggunakan cara pandang, cara berpikir, dan cara berperilaku kita sendiri yang sangat berbeda dengan cara pandang pelanggan.
Kita sering kesulitan untuk mengetahui kebutuhan pelanggan yang sesungguhnya. Mempunyai wawasan tentang MBTI membantu kita untuk memperluas pengaruh, konektivitas, dan pelayanan terhadap pelanggan.
5. Apakah Kamu Sudah Berada di Jalur Pekerjaan yang Tepat?
Jika kamu merasa frustasi dan tidak senang dengan pekerjaanmu saat ini, maka MBTI dapat membantumu dalam mengenali permasalahanmu. Mungkin saja kepribadian dan karaktermu tidak sesuai dengan lingkungan pekerjaan yang sedang dijalani. Atau mungkin budaya perusahaan tidak cocok dengan nilai-nilai dan visi kehidupanmu. Bisa jadi bosmu memiliki karakter yang berkebalikan dengan kepribadianmu.
Sekali lagi, memiliki wawasan tentang MBTI akan sangat membantu dalam menyusun strategi dan membuat keputusan tentang bagaimana karirmu ke depannya.

Banyak orang mungkin tidak suka untuk mengkotak-kotakkan seseorang dalam kategori tertentu. Tetapi setelah mereka mengerjakan tes dan mengetahui manfaat MBTI, mereka terkejut sekaligus senang dengan hasil deskripsi tentang siapa diri mereka sebenarnya.
Kamu bisa membaca panduan yang lebih lengkap di buku Persona untuk memiliki lingkungan kerja dan bos yang ideal, serta bagaimana mengenali tipe kepribadian rekan kerjamu.
